Jumat, 17 Agustus 2012

Pilot Minta Uang Penumpang untuk Bayar Bahan Bakar



DAMASKUS, KOMPAS.com - Para penumpang sebuah penerbangan Air France diminta untuk mengumpulkan tunai guna membeli bahan bakar. Permintaan itu terjadi setelah pesawat mereka terpaksa mendarat di ibukota Suriah yang tengah dilanda konflik, Damaskus.

Jet sedang terbang Paris itu menuju Beirut, Lebanon, ketika pertempuran pecah di jalan utama menuju  bandara Beirut, Rabu (15/8/2012) malam lalu. Kapten pesawat itu pertama kali memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Amman di Yordania sebelum menyadari bahwa ia tidak punya cukup bahan bakar untuk sampai ke Amman.

Maka ia minta izin darurat untuk mendarat di Suriah, di mana para pemberontak tengah bertarung untuk menggulingkan rezim tirani Presiden Bashar Al Assad. Setelah berada di lapangan bandara di Damaskus, para kru mengatakan kepada 174 penumpang bahwa mereka tidak bisa menggunakan kartu kredit perusahaan Air France untuk membeli bahan bakar pesawat karena ada sanksi keuangan yang diberlakukan terhadap Suriah oleh negara-negara Barat, termasuk Perancis.

Para kru itu lalu bertanya kepada para penumpang, terutama yang asal Perancis dan Lebanon, berapa banyak uang tunai yang ada pada mereka guna membayar ribuan liter kerosin yang diperlukan agar pesawat dapat terbang mencapai Larnaca di Siprus, sebuah bandara aman terdekat.

Seorang penumpang berusia 42 tahun bernama Najib mengatakan, "Kami turun di Suriah di mana ada banyak tentara yang terlihat sangat membahayakan. Kami kemudian diberi tahu ada masalah dan bahwa tidak ada uang untuk membayar bahan bakar. Mereka bertanya apakah para penumpang dapat berkontribusi untuk bisa mengisi kembali bahan bakar yang hanya bisa dibayar secara tunai."

Namun pengusaha Lebanon menambahkan itu, "Saat orang-orang mengaduk-aduk isi tas dan dompet mereka, kami lalu diberitahu bahwa solusi telah ditemukan untuk mengatasi masalah itu."

Seorang insinyur berumur 23 tahun bernama Roland mengatakan kepada kantor berita Perancis, AFP, "Kami bisa lihat melalui jendela, tawar-menawar terjadi karena rekening bahan bakar Air France dengan Damaskus sudah dibatalkan setelah mereka berhenti terbang pada bulan Maret. Karena hubungan buruk antara Perancis dan Suriah, banyak penumpang sangat khawatir ketika mendarat di sana."

Seorang juru bicara Air France kemudian mengonfirmasikan kepada AFP bahwa para penumpang telah dimintai uang setelah mendarat di Damaskus, Rabu lalu. Dia menambahkan, "Para awak pada awalnya menawarkan untuk membayar bahan bakar di Damaskus dengan kartu kredit tetapi transaksi itu tidak mungkin karena ada sanksi keuangan. Sebagai tindakan pencegahan dan antisipasi, para kru bertanya berapa banyak uang tunai yang dimiliki penumpang untuk membayar bahan bakar. Namun sebuah solusi akhirnya ditemukan untuk mengisi bahan bakar pesawat itu tanpa harus meminjam uang dari para penumpang dan pesawat lepas landas ke Larnaca dua jam kemudian."

Pesawat itu terbang ke Beirut pada hari berikutnya, kata jurubicara itu.

Desember tahun lalu, para penumpang sebuah penerbangan Austria, Comtel Air, diminta untuk membayar bahan bakar selama berhenti di Wina setelah maskapai itu kehabisan uang tunai.
Sumber : dailymail.co.uk
Editor : Egidius Patnistik

Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno


“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)

Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno


“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” 

Rabu, 15 Agustus 2012


POTONGAN TANGAN DITEMUKAN DI ISTANA MESIR KUNO



Oleh Owen Jarus, Kontributor LiveScience | LiveScience.com


Satu tim arkeologi yang melakukan penggalian di istana di kota kuno Avaris, Mesir, menemukan sesuatu yang mengerikan.

Para arkeolog ini menemukan tulang-belulang dari 16 tangan yang dikubur di empat lobang. Dua lobang itu terletak di depan ruangan yang diperkirakan adalah tempat penyimpanan mahkota, masing-masing berisi satu tangan. Dua lobang lain, dibangun di lokasi sedikit di luar istana, berisi 14 tangan sisanya.

Semuanya tangan kanan, tidak ada tangan kiri.


"Sebagian besar tangan-tangan itu berukuran besar dan bahkan beberapa sangat besar," kata Manfred Bietak, direktur lapangan dan proyek ekskavasi tersebut pada LiveScience.

Temuan-temuan ini berasal dari Delta Nil di timur laut Kairo, 3600 tahun lalu. Pada masa itu diperkirakan Hyksos, kaum yang dipercaya berasal dari Kanaan utara, mengendalikan sebagian dari Mesir dan menjadikan Avaris sebagai ibu kotanya. Avaris kini dikenal dengan Tell el-Daba. Pada masa tangan-tangan itu dikubur, istana sedang digunakan oleh salah satu penguasa Hyksos, Raja Khayan.

Tangan kanan
Tangan-tangan itu adalah bukti fisik pertama adanya praktik menulis dan kesenian Mesir kuno, saat itu tentara akan memberikan tangan kanannya yang dipotong ke musuh untuk bisa ditukar dengan emas, kata Bietak dalam edisi terbaru jurnal Egyptian Archaeology.

"Bukti kami adalah yang tertua dan satu-satunya bukti fisik yang ada," kata Bietak. "Masing-masing lobang adalah bukti upacara itu."

Memotong tangan kanan adalah cara mudah menghitung jumlah korban, selain juga memiliki tujuan simbolik, mengambil kekuatan utama si musuh. "Anda menghilangkan kekuatan dia untuk selamanya," kata Bietak.

Tidak diketahui siapa pemilik tangan-tangan ini; bisa saja milik orang-orang Mesir atau musuh orang di kawasan Levant.

Memotong tangan kanan musuh adalah praktik yang biasa dilakukan orang Hyksos dan Mesir.

Salah satu catatan praktik ini adalah di tembok makam Ahmose, anak laki-laki Ibana, seorang Mesir yang mengampanyekan perang melawan Hyksos. Tertulis 80 tahun kemudian dari saat 16 tangan tersebut terkubur, pesan itu berisi:

"Saya berkelahi dengan tangan. Saya membawa sebuah tangan. Tangan itu dilaporkan ke catatan kerajaan." Untuk jerih payahnya itu, si penulis mendapat "emas keberanian" (terjemahan oleh James Henry Breasted, Ancient Records of Egypt, Volume II, 1905). Kemudian dalam perang melawan kaum Nubia di selatan, Ahmose membawa tiga tangan dan dibalas dengan emas dalam jumlah dua kali lipat, tambah catatan tersebut.

Para ahli tidak yakin siapa yang memulai tradisi mengerikan ini. Tidak ada catatan akan praktik tersebut di kampung halaman Hyksos, Kanaan utara, kata Bietak. Jadi bisa saja tradisi Mesir ini mereka adopsi, atau sebaliknya, atau malah berasal dari tempat yang jauh berbeda.

Bietak melihat bahwa, meski tangan-tangan ini adalah temuan paling awal, namun perlakuan mengerikan terhadap tahanan di Mesir kuno bukan hal baru. Palet Narmer, objek yang berasal dari masa penyatuan Mesir kuno sekitar 5000 tahun lalu, menunjukkan tahanan yang dipancung, dan firaun yang akan menghancurkan kepala seorang pria yang sedang berlutut.

Ekspedisi arkeologis di Tell el-Daba adalah proyek gabungan antara Austrian Archaelological Institut cabang Kairo dan Austrian Academy of Sciences.

Minggu, 12 Agustus 2012

HEALTH BENEFITS OF CARROTS FOR HUMAN BODY:


1. Prevent Cancer- Eating carrots may help lower the risk of breast cancer, lung cancer and colon
cancer. Recently, researchers have isolated a compound called falcarinol in carrots that may be largely
responsible for anti-cancer benefits. Falcarinol is a natural pesticide found in carrots that protects roots from fungal diseases. In daily diet, carrots are almost the only source of these compounds.
2. Improve Vision -The retina of the eye needs vitamin A to function, lack of vitamin A causes night blindness. Carrots are rich in beta-carotene, a substance which converted into vitamin A in the liver. In the retina, vitamin A is transformed into rhodopsin, a purple pigment that necessary for night vision..
3. Prevent heart disease Studies shown that a diet high in carotenoids are associated with a lower risk of heart disease. Also, it is believed that regular consumption of carrots reduces cholesterol levels. Soluble fiber in carrots can help lower blood cholesterol levels by binding with and removing bile acids, cholesterol triggers would be pulled out from the bloodstream to make more bile acids.
4. Reduce the risk of stroke- According to research from Harvard University, people who ate more than six carrots a week are much less likely to suffer a stroke than those who ate only one carrot a month or more.
5. Nourish Skin- Carrot has a strong cleansing properties that are effective in detoxifying the liver, thus very effective for acne that is caused by toxins from the blood. Carrot is also useful for treating uneven skin tones due to pigmentation. The vitamin A and other nutrients contained in carrot efficiently nourish the skin, prevent dry skin and other skin blemishes.
6. Anti-aging- Carrots contain a lot of beta-carotene, which serves as an antioxidant that helps the body to fight against free radicals. It also help slows down the aging of cells and various negative effect associated with aging.
7. Dental Health Carrots can even help clean your teeth, and is the best way to keep your mouth clean after meals. They act as natural abrasives that help in eliminating the dirt and plague from the teeth and gums. They also trigger a lot of saliva, which helps to scrub away stains on your teeth. Minerals in carrots helps to kill germs in the mouth and prevent tooth damage. Carrots are really an amazing vegetable. There are many benefits of carrots and they are easy to add to your diet without much extra preparation. Carrots, either as raw fruit juice or in cooked form are good for health.

Sabtu, 04 Agustus 2012

BEGINILAH CARA ISRAEL KENDALIKAN ARAB SAUDI


REPUBLIKA.CO.ID, Sumber-sumber pemberitaan Lebanon mengkonfirmasikan kontrak militer senilai 127 juta dolar antara Arab Saudi dan rezim Zionis Israel serta pembelian tujuh pesawat mata-mata Israel.

Kantor Berita Mehr News melaporkan, televisi al-Manar Lebanon mengutip lembaga-lembaga militer yang meneliti soal persenjataan di Timur Tengah mengumumkan bahwa terjadi peningkatan nilai kontrak pembelian senjata antara negara-negara sekitar Teluk Persia dengan Amerika dan Eropa.
Berdasarkan laporan ini, data statistik yang ada menunjukkan bahwa antara bulan Juli 2011 hingga Juli 2012 terjadi lonjakan drastis pembelian senjata oleh negara-negara Arab, sekitar Teluk Persia, khususnya Arab Saudi.
Dalam laporan ini juga disebutkan mengenai persaingan ketat perusahaan-perusahaan Eropa, Amerika dan Israel untuk menjual senjata dan peralatan militer ke negara-negara sekitar Teluk Persia.
Di bagian lain dari laporan ini menyebutkan, Arab Saudi membeli 7 pesawat mata-mata tanpa awak dari perusahaan-perusahaan Israel yang nilainya mencapai 127 dolar.
Jumlah sebesar itu belum termasuk pelatihan dan perawatan, sementara satu orang instruktur khusus dari perusahaan Israel bertanggung jawab untuk melatih sumber daya manusia Arab Saudi untuk mengendalikan pesawat-pesawat tanpa awak ini.
Artinya, tanpa perlu banyak diketahui publik, tangan-tangan Israel sudah merambah jauh ke dalam kerongkongan pemerintah Arab Saudi.