Selasa, 01 Mei 2012

SEJARAH HARI BURUH


Setiap tanggal 1 Mei, kaum buruh dari seluruh dunia memperingati peristiwa besar demonstrasi kaum buruh di Amerika Serikat pada tahun 1886, yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja.

Tuntutan ini terkait dengan kondisi saat itu, ketika kaum buruh dipaksa bekerja selama 12 sampai 16 jam per hari. Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886 pada awalnya didukung oleh sekitar 250 ribu buruh.

Dalam jangka waktu dua minggu membesar menjadi sekitar 350 ribu buruh. Kota Chicago adalah jantung gerakan diikuti oleh sekitar 90 ribu buruh. Di New York, demonstrasi yang sama diikuti oleh sekitar 10 ribu buruh, di Detroit diikuti 11 ribu buruh. Demonstrasi pun menjalar ke berbagai kota seperti Louisville dan di Baltimore demonstrasi mempersatukan buruh berkulit putih dan hitam. Sampai pada tanggal 1 Mei 1886, demonstrasi yang menjalar dari Maine ke Texas, dan dari New Jersey ke Alabama diikuti oleh setengah juta buruh di negeri tersebut.

Perkembangan ini memancing reaksi yang juga besar dari kalangan pengusaha dan pejabat pemerintahan setempat saat itu. Melalui Chicago’s Commercial Club, dikeluarkan dana sekitar US$ 2.000 untuk membeli peralatan senjata mesin guna menghadapi demonstrasi. Demonstrasi damai menuntut pengurangan jam kerja itu pun berakhir dengan korban dan kerusuhan. Sekitar 180 polisi menghadang demonstrasi dan memerintahkan agar demonstran membubarkan diri.

Sebuah bom meledak di dekat barisan polisi. Polisi pun membabi-buta menembaki buruh yang berdemonstrasi. Akibatnya korban pun jatuh dari pihak buruh pada tanggal 3 Mei 1886, empat orang buruh tewas dan puluhan lainnya terluka. Dengan tuduhan terlibat dalam pemboman delapan orang aktivis buruh ditangkap dan dipenjarakan. Akibat dari tindakan ini, polisi menerapkan pelarangan terhadap setiap demonstrasi buruh. Namun kaum buruh tidak begitu saja menyerah dan pada tahun 1888 kembali melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, juga memutuskan untuk kembali melakukan demonstrasi pada 1 Mei 1890.

Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894), demonstrasi menuntut pengurangan jam kerja menjadi 8 jam perhari tersebut sebenarnya diinsipirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi sebelumnya di Australia pada tahun 1856. Tuntutan pengurangan jam kerja juga singgah di Eropa. Saat itu, gerakan buruh di Eropa tengah menguat. Tentu saja, fenomena ini semakin mengentalkan kesatuan dalam gerakan buruh se-dunia dalam satu perjuangan.

Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negeri dan memutuskan delapan jam kerja per hari menjadi tuntutan utama kaum buruh seluruh dunia. Selain itu, Kongres juga menyambut usulan delegasi buruh dari Amerika Serikat yang menyerukan pemogokan umum 1 Mei 1890 guna menuntut pengurangan jam kerja dengan menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.

Delapan jam/hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui Konvensi ILO no. 01 tahun 1919 dan Konvensi no. 47 tahun 1935. Khususnya untuk konvensi no. 47 tahun 1935, sampai saat ini, baru 14 negara yang menandatangani konvensi tersebut. Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari perjuangan kaum buruh se-dunia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Penetapan 8 jam kerja per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk-bentuk kerja-paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan industrial.

Masalahnya saat ini, semakin banyak buruh yang terpaksa bekerja lebih dari 8 jam perhari. Hal ini disebabkan oleh memburuknya krisis imperialisme yang menekan upah dan mempertinggi biaya kebutuhan pokok untuk kehidupan. Di Indonesia sendiri, perayaan May Day sebagai hari libur telah secara resmi dihapuskan melalui terbitnya UU nomor 13 tahun 2003. Secara tidak langsung, kemenangan buruh dalam gerakan 1 Mei mengalami kemerosotan tajam. Makin lama makin menghilang

Lapangan Haymarket



Pertemuan di hari berikut, 4 Mei 1886, berlokasi di bunderan lapangan Haymarket, para buruh kembali menggelar aksi mogoknya dengan skala yang lebih besar lagi, aksi ini jaga ditujukan sebagai bentuk protes tindakan represif polisi terhadap buruh. Semula aksi ini berjalan dengan damai. 

Karena cuaca buruk banyak partisipan aksi membubarkan diri dan kerumunan tersisa sekitar ratusan orang. Pada saat itulah, 180 polisi datang dan menyuruh pertemuan dibubarkan. Ketika pembicara terakhir hendak turun mimbar, menuruti peringatan polisi tersebut, sebuah bom meledak di barisan polisi. Satu orang terbunuh dan melukai 70 orang diantaranya. Polisi menyikapi ledakan bom tersebut dengan menembaki kerumunan pekerja yang berkumpul, sehingga 200 orang terluka, dan banyak yang tewas

Pengadilan spektakuler kedelapan anarkis tersebut adalah salah satu sejarah buram lembaga peradilan AS yang sangat dipengaruhi kelas borjuis Chicago. Pada 21 Juni 1886, tanpa ada bukti-bukti kuat yang dapat mengasosiasikan kedelapan anarkis dengan insiden tersebut (dari kedelapan orang, hanya satu yang hadir. Dan Ia berada di mimbar pembicara ketika insiden terjadi), pengadilan menjatuhi hukuman mati kepada para tertuduh. Pada 11 November 1887, Albert Parsons, August Spies, Adolf Fischer, dan George Engel dihukum gantung. Louise Lingg menggantung dirinya di penjara. 

Sekitar 250.000 orang berkerumun mengiringi prosesi pemakaman Albert Parsons sambil mengekspresikan kekecewaan terhadap praktik korup pengadilan AS. Kampanye-kampanye untuk membebaskan mereka yang masih berada di dalam tahanan, terus berlangsung. Pada Juni 1893, Gubernur Altgeld, yang membebaskan sisa tahanan peristiwa Haymarket, mengeluarkan pernyataan bahwa, “mereka yang telah dibebaskan, bukanlah karena mereka telah diampuni, melainkan karena mereka sama sekali tidak bersalah.” Ia meneruskan klaim bahwa mereka yang telah dihukum gantung dan yang sekarang dibebaskan adalah korban dari ‘hakim-hakim serta para juri yang disuap.’ Tindakan ini mengakhiri karier politiknya. 

Bagi kaum revolusioner dan aktifis gerakan pekerja saat itu, tragedi Haymarket bukanlah sekadar sebuah drama perjuangan tuntunan ‘Delapan Jam Sehari’, tetapi sebuah harapan untuk memerjuangkan dunia baru yang lebih baik. Pada Kongres Internasional Kedua di Paris, 1889, 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur pekerja. Penetapan untuk memperingati para martir Haymarket di mana bendera merah menjadi simbol setiap tumpah darah kelas pekerja yang berjuang demi hak-haknya. 

Meskipun begitu, komitmen Internasional Kedua kepada tradisi May Day diwarisi dengan semangat berbeda. Kaum Sosial Demokrat Jerman, elemen yang cukup berpengaruh di Organisasi Internasional Kedua, mengirim jutaan pekerja untuk mati di medan perang demi ‘Negara dan Bangsa.’ Setelah dua Perang Dunia berlalu, May Day hanya menjadi tradisi usang, di mana serikat buruh dan partai Kiri memanfaatkan momentum tersebut demi kepentingan ideologis. Terutama di era Stalinis, di mana banyak dari organisasi anarkis dan gerakan pekerja radikal dibabat habis di bawah pemerintahan partai komunis. Hingga hari ini, tradisi May Day telah direduksi menjadi sekadar ‘Hari Buruh’, dan bukan lagi sebuah hari peringatan kelas pekerja atau proletar untuk menghapuskan kelas dan kapitalisme.

Terdakwa

August Spies, imigran berkebangsaan Jerman, tewas digantung.

Albert Parsons, warga A.S, tewas digantung.

Adolph Fischer, imigran berkebangsaan Jerman, tewas digantung

George Engel, imigran berkebangsaan Jerman, tewas digantung.

Louis Lingg, imigran berkebangsaan Jerman, bunuh diri dengan menggunakan dinamit saat berada di dalam penjara.

Michael Schwab, imigran berkebangsaan Jerman, diberi keringanan hukuman dari hukuman mati menjadi hukuman kurungan penjara seumur hidup, kemudian diampuni pada tahun 1893.

Samuel Fielden, imigran berkebangsaan Inggris, diberi keringanan hukuman ,dari hukuman mati menjadi hukuman kurungan penjara seumur hidup, kemudian diampuni pada tahun 1893.

Oscar Neebe, warga A.S. keturunan Jerman, dihukum 15 tahun penjara kemudian diampuni pada tahun 1893.


Peristiwa Haymarket

Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.

Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagai martir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal.

Kongres Sosialis Dunia
Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi:
Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.
Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka.

Hari Buruh di Indonesia
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.

Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.

Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.

Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis

Tahun 2006
Aksi May Day 2006 terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Lampung, Makassar, Malang, Surabaya, Medan, Denpasar, Bandung, Semarang, Samarinda, Manado, dan Batam.
Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan Parkir Timur Senayan, dengan sasaran utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan. Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi di Jakarta datang dari sejumlah kawasan industri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan kalangan buruh.

Tahun 2007
Di Jakarta, ribuan buruh, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan. Berbagai titik di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka, Gedung MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker DKI, serta Bundaran Hotel Indonesia.

Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta. Simpang empat Tugu Yogya dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat dari titik simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta. Di Solo, aksi dimulai dari Perempatan Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh 3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang terletak beberapa ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua ratusan buruh di Sukoharjo. Massa aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh melakukan aksi di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk rasa secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB. Mengambil start di depan Masjid Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air Mancur di Jalan Pahlawan, lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu buruh di kota Makassar mengawali aksinya dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki menuju kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). Di Sidoarjo, ratusan buruh yang melakukan aksi di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalongan melakukan demo mengelilingi Kota Pekalongan. Aksi dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.

Tahun 2008
Sekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negara pada peringatan May Day 2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.
Sementara itu 187 aktivis Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan represif oleh personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat hendak bergabung menuju bundaran HI . Di Depok, 5 truk rombongan buruh yang hendak menuju Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan, polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia. 
Aksi ini dilakukan oleh pelbagai organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Buruh Putri Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat Pekerja Carrefour Indonesia, Serikat Buruh Jabotabek (SBJ), komunitas waria, organ-organ mahasiswa dan lain sebagainya.

Tahun 2009
Belasan ribu buruh, aktivis dan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati Hari Buruh Sedunia dengan melakukan aksi longmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM). Ribuan buruh yang tergabung dalam ABM, tertahan dan dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500 meter dari Istana.

Tahun 2010
Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, ribuan pengunjuk rasa melakukan unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dari Bundaran HI, mereka kemudian bergerak ke depan Istana Negara. Mereka menuntut akan jaminan sosial bagi buruh. Kalangan buruh menganggap penerapan jaminan sosial saat ini masih diskriminatif, terbatas, dan berorientasi keuntungan. 
Di depan Istana, sempat terjadi kericuhan yang berlangsung sekitar 15 menit pada pukul 14.00 WIB. Petugas kepolisian mengamankan dua orang pengunjuk rasa untuk dimintai keterangan. Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, kedua demonstran tersebut berasal dari salah satu lembaga antikorupsi, KAPAK (Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi). Setelah insiden itu, secara umum kondisi aksi unjuk rasa berjalan kondusif kembali hingga selesainya aksi pada pukul 16.00 WIB.

Tahun 2011
Ribuan buruh Indonesia merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day, Minggu (01/05) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka menyerukan adanya kepastian jaminan sosial bagi para buruh di Indonesia sambil meneriakkan yel-yel perjuangan eperti "Hidup Buruh" dan "Berikan Hak-Hak Buruh," serta mereka berpawai menuju Istana Negara.

Minggu, 29 April 2012

4 ALASAN ORANG SENANG TERLAMBAT KERJA


1. Anak kecil belum memiliki konsep mengenai waktu. Mereka tidak bisa mengira-ngira, berapa lama sesuatu harus dilakukan atau berapa lama untuk mencapai tempat tertentu. Fungsi-fungsi ini baru dimiliki ketika anak beranjak besar. Nah, orang yang selalu terlambat tampaknya menerapkan sisi kekanak-kanakan dalam dirinya, bukannya sebagai orang dewasa. Dan, sikap kekanak-kanakan ini menjadi suatu pembangkangan karena merasa dikontrol. Misalnya begini, Anda mengatakan bahwa anak harus selesai makan pukul 07.00 supaya bisa berangkat ke sekolah pukul 07.15. Namun, anak yang pembangkang akan mengatakan, "Aku enggak mau makan sebelum jam 07.00!"

Selama perang antara sisi anak-anak dan sisi dewasa ini tidak disadari, orang tersebut akan terus terlambat. Begitu ia menyadari sistem di dalam dirinya, mereka baru bisa memilih kapan sisi kekanakan ini harus ditampilkan dan kapan sisi dewasanya harus ditonjolkan.

2. Ekspresi kemarahan karena merasa dikontrol.Orang yang selalu terlambat sampai di kantor, misalnya, bisa jadi karena marah kepada atasan atau rekan kerjanya. Memang ada orang yang mampu bekerja dengan cepat sehingga meskipun selalu datang terlambat, pekerjaannya tak pernah terbengkalai. Namun, datang terlambat juga menjadi ekspresi ketidaksukaannya karena ditegur rekan kerja yang menganggapnya datang terlalu siang. Orang ini juga menjadi defensif ketika datang terlambat.

3. Tidak peduli jika orang lain harus menunggu.Kadang-kadang orang merasa punya hak dalam menentukan waktu karena waktu mereka lebih penting daripada waktu orang lain. Tampaknya mereka juga mendapatkan suatu kesenangan saat membuat orang lain menunggu. Hal yang mendasari sikap ini adalah masalah kontrol tadi, seolah ingin mengatakan bahwa tak ada orang yang bisa mengontrolnya. Perasaan tidak diatur menjadi lebih penting daripada peduli dengan perasaan orang lain.

4. Cara untuk membuat dirinya tegang atau gelisah.Mengapa pula seseorang ingin merasa tegang dan gelisah? Karena kegelisahan ini mungkin akan menyembunyikan kegelisahan yang lebih parah, seperti kegelisahan karena merasa sendiri atau kesepian. Ada orang yang memilih untuk berlaku seenaknya dan enggan bersikap on timedaripada harus menghadapi perasaan mereka yang lebih menyakitkan. Setidaknya, dengan datang terlambat, mereka mampu mengontrol kegelisahannya sendiri daripada merasa tak berdaya karena kesepian.

Sabtu, 28 April 2012

HUMOR ALA BUNG KARNO


Kentuti PBB

Dis, gimana kabarnya Istana? ... Ada hindul-hindul yang nyeludup masuk nggak? 
+ Kayaknya sih nggak; pada ngeri kali ... gara-gara Mas labrak si Deweh (Deweh maksudnga Dewi) ... Eh, Gun tapinya ya, aku sekarang ini di Istana agak curiga sama satu orang deh ... Aku takut, jangan-jangan Bapak naksir nantinya kan hindul-hindul markindul bisa jadi nambah ... 

Siapa yang tahu kalau Megawati Soekarnoputri, ternyata bernama panggilan Gadis atau Adis. Ibu Fatmawati sebagai first lady dan ibu lima anak, masih sering berkata-kata dengan dialek bahasa Melayu Bengkulu. Guntur yang dipanggil "Gun" sama Mega, atau bernama akrab Mas Tok, ternyata dipanggil "Jang’ alias Bujang oleh sang bunda. Uniknya, keluarga Soekarno ini ada kata sandi khusus untuk "buang air besar", yakni "o-ok". 

Kalau "hindul-hindul markindul", merupakan kata sandi untuk isteri muda Soekarno, terutama gelar untuk Deweh alias Ratna Dewi gang hindul markindul asal Jepangnya Bung Karno. Hampir tiap peristiwa, Guntur berupaya mengenang kembali ingatannya, terutama masalah kutipan langsung pembicaraan sang bapak. Sebagai pemimpin besar bangsa Indonesia, Bung Karno terbaca amat piawai berkomunikasi dalam berbagai bahasa asing, juga berbahasa daerah. Selain berbahasa. Jawa, Soekarno senang memakai bahasa Sunda untuk berbicara dan mendamprat staf rumah tangga istana. 
Misalnya dalam tulisan "Saro’i The Great", ada kata-kata Bung Karno kepada Saro’i - pengemudi keluarga Soekarno: "Nya! Geus dimaafkeun, umpama keur ngajar Guntur nubruk taneman Bapak jeung tembok istana make mobil! (Ya, sudah dimaafkan, misalnya waktu mengajar Guntur nabrak tanaman Bapak dan tembok istana)". 

Sabtu, 21 April 2012

MANFAAT MANDI AIR PANAS





Sesudah capek seharian, paling enak memang pulang ke rumah dan mandi air panas. Rasanya semua capek hilang sejenak. Tapi, tahu nggak sih di balik perasaan nyaman setelah mandi air panas itu, ada banyak manfaat kesehatan yang kita dapat?

It Could Be Good…
Mandi air panas punya efek yang bagus buat kesehatan kita. Ini dia beberapa efek ajaib yang bisa kita dapat hanya dengan mandi air panas:

·       Sembuhkan batuk. Menghirup uap panas selama 10-15 menit bisa membantu kita menghilangkan phlegm, yang menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan membuat kita batuk. Makanya, mandi air panas bisa membantu menyembuhkan batuk.
·       Hilangkan stres dan insomnia. Mandi air panas membuat kita merasa santai, meringankan sakit dan tegang pada otot dan memperlancar peredaraan darah. Makanya, mandi air panas bisa membantu menghilangkan stres dan membuat kita tidur lebih mudah. 
·       Obati migrain. Penyebab kita sakit kepala atau migrain adalah karena peredaran darah ke kepala kurang lancar. Karena air panas bisa membuat peredaran darah kita lancar, secara otomatis juga bisa mengurangi sakit kepala kita.
·       Hindari kulit kering. Kalau cuaca dingin, kulit kita sering banget jadi kering dan pecah-pecah. Untuk menghilangkan itu, kita biasanya menggunakan pelembab atau pun body lotion. Tapi, sebaiknya sebelum itu, kita mandi air panas dulu, karena akan membuka pori-pori kulit dan memaksimalkan kerja pelembab atau body lotion. Marissa- Foto: Istimewa

EFEK BAIK

Mandi air panas dapat mengeluarkan racun. Mandi dengan air bersuhu antara 32-35 Celcius dapat membuka pori pori yang dapat membantu mengeluarkan racun toksin dalam tubuh. Sekarang ini air panas dapat dengan mudah digunakan dengan Pemanas Air Wika

Dapat menyembuhkan sakit otot/pegal. Merendam kaki ke dalam air panas dapat membantu menyembuhkan dari selesma, sakit kepala dan membantu menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukkan air panas secukupnya sehingga melewati pergelangan kaki. Tambahkan beberapa tetes minyak seperti minyak lavender, peppermint atau lemon. Bilas dengan air dingin. Lakukan terapi ini selama 10-20 menit.

Spa yang kita kenal sekarang tak cuma dihubungkan dengan air, melainkan juga dengan perawatan kecantikan, kesehatan jiwa-badan, serta kebugaran, yang menyertakan bahan-bahan atau cara alami seperti perawatan wajah dan tubuh dengan aromaterapi, mandi rempah, body scrub, body wrap, pengaturan gizi, yoga, meditasi. Namun konsep Spa itu sendiri asal-muasalnya hanya berkaitan dengan air. Istilah "spa" diambil dari bahasa Yunani sante par aqua, artinya kesehatan melalui terapi air.

Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran. Cipratan air mancur pada tubuh pun akan terasa seperti pijatan, sehingga tubuh akan merasa lebih relaks. Para pakar pengobatan alternatif bahkan menyatakan, bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif.

Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman paket oksigen ke dalam sel dan jaringan. Mandi menggunakan shower di rumah pun mempunyai efek menghasilkan ion negatif.Di negara maju terapi air juga sudah banyak dilakukan. Dua pakar asal Jerman, Vincenz Priesnitz dan Pastor Sebastian Kneipp, memanfaatkan air hangat dan dingin. Semula pasien dimasukkan ke dalam bak air hangat yang kini dapat dihasilkan oleh pemanas air wika agar berkeringat, kemudian dipindah ke bak air dingin, lalu diminta pula untuk berjalan-jalan sebentar agar berkeringat lagi. Terakhir, pasien mandi lagi dengan air dingin. Pertukaran suhu dari panas ke dingin inilah yang menjadi kunci rahasia pengobatan ini. Manfaatnya untuk menstabilkan kerja jantung dan peredaran darah.

Mandi air hangat juga cocok buat kita yg gemar berolah raga. Karena dengan mandi air hangat membuat suhu tubuh kita yg gemar olah raga tetap terjaga metabolisme nya. Bayangin aja, apa rasa nya klo kita habis olah raga trus badan langsung di guyur pake air dingin. Yg ada kita jadi sakit kepala, panas makin tinggi, dan akhirnya sakit. Bisa juga bikin lipatan di tubuh kita jadi kram. Seperti pergelangan tangan, sikut, leher, panggul, lutut, juga pergelangan kaki kita. Soalnya aye pernah alamin yg kek gini habis di guyur langsung air dingin. Padahal sebelumnya saya habis olah raga.

EFEK BURUK

Sebenarnya paling baik memang mandi air yang suam-suam saja suhunya, malah untuk proses detoksifikasi, diharuskan untuk mandi air dingin saja untuk membantu tubuh mengeluarkan racun. Namun, yang populer di masyarakat kota sekarang adalah mandi air hangat, terkadang malah hangat menuju sangat panas (>50 derajat Celsius).

Efek langsung dari mandi air hangat yang berketerusan pertama adalah kulit kering. Jika mandi air hangat, kelembaban yang terikat dalam kulit tidak akan berlangsung lama jika dibandingkan dengan mandi air dingin.

Karena mandi air hangat (menaikkan suhu tubuh) memicu syaraf untuk menjadi berkurang produktifitasnya (biasanya dilakukan untuk orang insomnia), maka tidaklah baik jika terlalu sering mandi air hangat karena secara tidak langsung vitalitas akan menurun.

Untuk kaum pria, mandi berendam air hangat yang berkelanjutan membesarkan resiko infertilitas/kemandulan. Kenapa?? karena dengan keseringan kita mandi dengan air hangat membuat sperma kaum laki2 menjadi kurang produktivitasnya. Dan membuat lemah di waktu akan menuju rahim kaum wanita.

Mandi air hangat juga membuat kita jadi kurang gairah atau kurang semangat untk menjalani aktivitas kita. Karena suhu tubuh yg terbawa menjadi panas. Untuk orang yg hobi berolah raga mungkin sudah biasa dengan suhu tubuh yg panas. Malah bisa membuat mereka jadi makin semangat. Tapi bagi kita yg kurang berolah raga ato berolah raga tapi gak teratur, yg ada kita malah jadi males.

Selasa, 10 April 2012

BATASI ES TEH, SAYANGI GINJAL ANDA

Minuman teh dicampur dengan es sebagai pelepas dahaga di siang hari yang terik tentunya sangat menyenangkan. Namun, bagi Anda yang memiliki kecenderungan mengalami pembentukan batu ginjal sebaiknya berhati-hati. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih dari es teh ke air putih dengan lemon atau jus lemon.

Menurut para ahli, batu yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria tercatat memiliki risiko empat kali lebih besar dibandingkan wanita. 

Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.

Risiko pembentukan batu ginjal tesebut biasanya akan meningkat setelah usia 40 tahun. Kandungan zat oxalate sebagai salah satu kunci pembentukan batu ginjal, terdapat didalam es teh dalam tingkat konsentrasi tinggi.

"Untuk banyak orang, es teh adalah salah satu minuman yang paling buruk. Terutama bagi orang yang memiliki risiko pembentukan batu ginjal, minuman itu sangat berisiko," ujar Instruktur department of urology di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine, John Milner.

Kegagalan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh adalah penyebab utama pembentukan gagal ginjal. Tingginya suhu udara dan tingkat kelembaban, sering menyebabkan keringat berlebih dan dehidrasi, didukung oleh tingginya konsumsi es teh, dapat meningkatkan risiko gagal ginjal saat ini.

Tea Association dari Amerika Serikat melaporkan, warganya mengonsumsi sekitar 1,91 miliar galon es teh per tahun. Hal tersebut dilatari dengan keyakinan bahwa minuman tersebut lebih sehat dibandingkan minuman lain seperti soda dan bir.

Milner mengatakan, minum air putih adalah cara terbaik untuk menjaga cairan dalam tubuh. Jika seseorang cenderung terkena batu ginjal, pilihan terbaik adalah minum air putih dengan lemon atau jus lemon.

"Lemon memiliki kandungan sitrat yang tinggi, sehingga dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Jus lemon yang tidak dicampur dengan bahan-bahan perasa lainnya, dapat membantu melarutkan batu ginjal terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi," jelas Milner.

Makanan lainnya yang memiliki tingkat oxalate tinggi yang perlu dihindari oleh orang yang memiliki kecenderungan batu ginjal antara lain, bayam, coklat dan kacang.

Selain itu, perlu juga mengurangi konsumsi garam, minum air putih yang cukup setiap hari, serta makan makanan dengan kandungan kalsium tinggi agar dapat menetralkan penyerapan tubuh terhadap oxalate. (healthdaynews.com)

Jumat, 23 Maret 2012

SEJARAH NYEPI

Pengertian Nyepi
Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.Nyepi berasal dari kata sepi (sunyi, senyap). Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan / kalender Saka, yang dimulai sejak tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi, Tahun Baru Saka di Bali dimulai dengan menyepi. Tidak ada aktifitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan, termasuk pelayanan umum, seperti Bandar Udara Internasional pun tutup, namun tidak untuk rumah sakit.
Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa, untuk menyucikan Buwana Alit (alam manusia / microcosmos) dan Buwana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi, terdapat beberapa rangkaian upacara yang dilakukan umat Hindu, khususnya di daerah Bali.

Melasti, Tawur (Pecaruan), dan Pengrupukan
Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan Penyucian dengan melakukan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis. Pada hari tersebut, segala sarana persembahyangan yang ada di Pura (tempat suci) di arak ke pantai atau danau, karena laut atau danau adalah sumber air suci (tirta amerta) dan bisa menyucikan segala leteh (kotor) di dalam diri manusia dan alam.
Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada "tilem sasih kesanga" (bulan mati yang ke-9), umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di segala tingkatan masyarakat,mulai dari masing-masing keluarga,banjar,desa,kecamatan dan seterusnya, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak (sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat.
Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Bali, pengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.


Puncak acara Nyepi
Keesokan harinya, yaitu pada Purnama Kedasa (bulan purnama ke-10), tibalah Hari Raya Nyepi sesungguhnya. Pada hari ini suasana seperti mati. Tidak ada kesibukan aktifitas seperti biasa. Pada hari ini umat Hindu melaksanakan "Catur Brata" Penyepian yang terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Serta bagi yang mampu juga melaksanakan tapa,brata,yoga dan semadhi.
Demikianlah untuk masa baru, benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam tahun baru Caka pun, dasar ini dipergunakan, sehingga semua yang kita lakukan berawal dari tidak ada,suci dan bersih. Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga ( menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin).
Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru. Kebiasaan merayakan hari raya dengan berfoya-foya, berjudi, mabuk-mabukan adalah sesuatu kebiasaan yang keliru dan mesti diubah.

Ngembak Geni (Ngembak Api)
Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada "pinanggal ping kalih" (tanggal 2) sasih kedasa (bulan X). Pada hari ini Tahun Baru Saka tersebut memasuki hari kedua. Umat Hindu melakukan Dharma Shanti dengan keluarga besar dan tetangga, mengucap syukur dan saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain, untuk memulai lembaran tahun baru yang bersih. Inti Dharma Santi adalah filsafat Tattwamasi yang memandang bahwa semua manusia diseluruh penjuru bumi sebagai ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa hendaknya saling menyayangi satu dengan yang lain, memaafkan segala kesalahan dan kekeliruan. Hidup didalam kerukunan dan damai.

Jumat, 09 Maret 2012

SELAMAT HARI MUSIK NASIONAL 9 MARET (UNTUK PARA MUSISI TANAH AIR)

Sembilan tahun yang lalu tepatnya tanggal 9 Maret 2003, mantan Presiden Megawati Soekarno Putri menetapkan Hari Musik Nasional jatuh setiap tanggal 9 Maret. Atas masukkan dari Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI), kita seakan diingatkan akan bertapa pentingnya menghargai suatu karya dari hasil pemikiran musisi.

Pada waktu itu, Hari Musik Nasional digagas dari keprihatinan musisi nasional atas maraknya pembajakan yang dilakukan terhadap karya-karya mereka. Hingga menjelang pencanangan hari bersejarah itu, pembajakan sampai kepada angka fantastis yakni naik 600% yang disertai penurunan penjualan hingga 35% antara tahun 2000-2001 dan 20% di tahun 2001-2003.

Awalnya, kita tidak bisa memungkiri bahwa industri musik tidak hanya murni soal karya. Tapi juga bisnis, yang akhirnya bisa disebut juga sebagai bisnis padat karya. Banyak keuntungan yang didapatkan dari bisnis ini. Baik penjualan hasil karya itu sendiri berupa fisik maupun RBT, sampai konser maupun merchandise. Namun, apakah sang musisi sudah merasakan hasil dari karya mereka? Apakah mereka sudah puas hanya dengan mendapat sekian persen dari pendapatan yang harus dishare juga dengan pihak label?

Banyak pertanyaan yang hadir dari urusan 'penghargaan' untuk musisi ini. Dan kalau sudah begini, tiap musisi punya pandangan masing-masing. Kita ambil contoh saja musisi-musisi pendatang baru di major label. Kebanyakan dari mereka mengaku lebih rela melepas ideologi bermusik dengan kepentingan pasar. Mana genre yang laku di telinga penikmat musik, itulah yang mereka andalkan - sekalipun harus 'kembar' dengan pesaingnya. Tentu saja, ini berbeda juga dengan musisi indie label yang lebih tempramen dalam bermusik. Karakter mereka lebih kuat. Bahkan mereka rela menjadikan penjualan sebagai faktor nomor sekian setelah bermusik. Yang penting bagaimana menghasilkan karya terbaik

Dari sinilah akhirnya adanya jembatan yang dinamakan 'industri'. Tujuan yang mau diambil tiap musisi tergantung dari pilihan mereka sendiri. Namun, jika kita kembali lagi ke topik Hari Musik Nasional yang diambil dari hari lahirnya pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Supratman, kita akan melihat lebih dekat dengan makna hari spesial ini sendiri.

Pada dasarnya, ketika Megawati mencanangkan Hari Musik Nasional, beliau menggarisbawahi soal pembajakan yang merajalela di Indonesia. Bahkan Indonesia telah menduduki peringkat pertama negara dengan pembajakan tertinggi di dunia. Untuk itulah, Megawati menghimbau PAPPRI agar menyebarluaskan pemahaman tentang hal moral dan ekonomi sebuah karya cipta musik dan lagu, karena sesungguhnya tiang utama tegaknya sistem di bidang hak cipta khususnya untuk musik dan lagu sebenarnya ditopang oleh masyarakat musik atau lagu itu sendiri.

Nah, tapi bagaimana Hari Musik Nasional yang sudah dijalani selama 8 tahun ini? Apakah sudah ada perubahan yang signifikan sesuai dengan makna dan dasar adanya hari istimewa ini? Mungkin Anda akan langsung menggeleng. Ya, seperti yang kita ketahui sendiri, pembajakan masih ada, pembajakan belum mati. Ya, musisi masih dirugikan, karya mereka dicuri, dan merasa tidak dihargai!

Jadi, apa yang seharusnya kita lakukan? Telaah dalam diri masing-masing. Cobalah mengerti bagaimana perasaan Anda saat menjadi musisi yang dirampas karyanya tanpa dihargai tersebut? Hari Musik Nasional bukan harinya konser besar-besaran, atau hari untuk ngotot mana musisi favorit Anda dibandingkan yang lain. Mari... Peringati hari ini dengan hikmad dan tunjukkan kepada dunia bahwa Anda juga menghargai para musisi selayaknya musisi memberikan kegembiraan untuk Anda dengan karya-karya mereka. Selamat Hari Musik Nasional...

Tepat di hari ini 9 maret 2012 Hari Musik Nasional di peringati di Indonesia, hari dimana semua elemen musik di bumi pertiwi ini seperti mendapatkan rasa yang bisa berbeda karena di hari yang khusus ini seluruh musisi tanah air mungkin merayakannya, begitu juga dengan para pendengar musik ataupun semua yang suka dengan musik.

Seperti yang kita tahu 9 Maret 2011 adalah hari lahir dari pencipta lagu Indonesia Raya WR Soepratman, Hari Musik Nasional kali ini mungkin berbeda dengan hari biasanya karena semua pecinta musik di Indonesia merayakannya dengan berbagai cara, entah dengan mengadakan konser atau dengan mengadakan suatu ajang musik solidaritas.

Jika ingin menyinggung sedikit Hari Musik Nasional ini dengan keadaan musik di Indonesia sekarang ini mungkin semua sudah tahu bagaimana musik kita. yap kita tau musik Kita sudah bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, seperti kita lihat ke bebrapa tahun silam tepatnya di pertengahan 90an musik Indonesia sempat di warnai dengan band band asal negari jiran Malaysia, dan di akhir 90an sempat di warnai dengan Musik ala Bollywood. Tapi itu dulu, sekarang menginjak di era tahun 2000an musik Indonesia sangat bervariasi dan bisa dibilang sangat banyak macamnya dari yang berkualitas sampai hanya sebuah musik yang hanya dengan 1 kalimat lirik saja.

Musik Indonesia saat ini bervariasi dan banyak macamnya, itu benar tapi aku sedikit ada rasa prihatin dengan ke variasi atau macam dan jenis musik Indonesia, iya memang benar sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri tetapi apakah musik itu harus di penuhi dengan (maaf) Plagiat, Recpaked, musik yang hanya sebuah kalimat lirik saja dari awal sampai akhir lagu/musik, atau juga dengan menjadikan musik sebagai alasan untuk (maaf lagi) Aji Mumpung dan ikut-ikutan genre musik tertentu, di bagian ini timbul pertanyaan di benak saya, ada apa dengan musik Indonesia saat ini? Apakah musik hanya untuk jadi lahan keuntungan bagi para mayor label atau musisi indonesia yang sudah kehabisan ide untuk membuat lagu/musik yang berkualitas yang bisa di terima semua masyarakat? Itu hanya pendapat saya.

Lalu bagaimana kita sebagai masyarakat awam bisa memilih dengan teliti atau cerdik musik yang berkualitas dan tidak monoton, itu mungkin sepintar-pintarnya kita saja untuk memilihnya. Yang jelas dalam hal ini kita juga harus bisa berpikir untuk memilih musik yang mana yang berkualitas atau tidak demi kemajuan Musik Indonesia.